Polisi Biadab Siksa Herri Karena Kasus Judi Online

445
DominoQQ DepoQQ

Herri di siksa polisi hingga pingsan dalam proses interogasi kasus judi online

Polisi Biadab Siksa Herri Karena Kasus Judi Online

Infobet77 – Zaman sekarang penyiksaan yang diluar kemanusiawian mungkin sudah terlalu mainstream, namun para pelaku yang merupakan oknum polisi yang bertugas melindungi masyarakat ini sepertinya sama sekali tidak malu akan perbuatan mereka. Dengan mengembam nama sebagai aparat penegak hukum sering kali para polisi sewenang-wenang dalam melakukan penyiksaan maupun penganiayaan.

Admin Infobet77 baru baru ini mendengar kabar sebuah kasus penyiksaan yang dilakukan oleh para penegak hukum biadab hanya untuk mendapatkan uang tambahan. Salah satu kasus judi online ini datang dari kotabaru, Kalimantan Selatan, Herri Budiarto yang disiksa polisi diluar dari batas kemanusiaan ini pun mencoba melapor kepada Mahkamah Agung, pada Rabu (14/9).

Kasus judi online ini bermula saat para polisi biadab tersebut mendapat laporan dari mata mata warga tentang adanya agen poker online yang beroperasi di daerah Serongga, Desa Pelajau Baru, RT 013/001, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kotabaru pada 14 September 2016 lalu. Para polisi biadab ini pun mendatangi kediaman tersangka dengan bermodal 1 kompi mobil patroli dan melakukan pengerebekan dengan melepaskan tembakan peringatan didepan rumah tersangka.

Tersangka yang ketakutan pun langsung keluar dan menyerahkan diri setelah melihat beberapa properti dirumah nya sudah dirusak polisi, tersangka langsung saja di borgol dan diseret kedalam mobil untuk dibawa ke kantor polisi. Tapi ternyata tersangka malah dibawa ke sebuah motel untuk diinterogasi, dalam proses interogasi tersebut, pelaku mendapatkan sejumlah perlakuan yang diluar batas kemanusiaan. Tersangka mengaku telah disiksa oleh para polisi biadab dengan memukulkan alat penyetop mobil ke kepala tersangka agar mengaku tentang semua bandar bandar poker di Indonesia yang terlibat.

Pemerasan Kasus Judi Online

Iklan 720x90

Dalam proses interogasi tersebut, selain penyiksaan Herri juga dipaksa harus membayar uang tunai sebesar 60 juta dan memberi tahu semua nama nama para membernya agar dia bisa bebas dari kasus judi online tersebut.

Dari penyiksaan tersebut tersangka mengalami luka luka dan pendarahan di bagian tubuh dan kepala, tersangka terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena pingsan dalam proses interogasi tersebut. Infobet77.com mendapatkan informasi bahwa Herri adalah seorang agen bandar darat dari situs yang berlokasi di Flipina.

Baca juga Karena kasus judi online, bapak berusia 48 tahun ini ditangkap

Herri mengaku hanya menjadi refferal di agen poker tersebut guna mendapatkan komisi. Dalam sehari harinya Herri mencari calon member yang ingin bermain judi online dan mendaftarkan ID untuk mereka dengan kode refferal miliknya. Komisi yang diberikan agen Cobaqq.net kepada para refferal adalah sebesar 10% dari potongan meja didalam permainan. Herri mengaku dalam sehari dia bisa mendapatkan refferal sebesar rp 400 – 800 ribuan.

Herri yang dalam pendidikannya hanya sebagai tamatan SMA ini mengaku susah untuk mencari pekerjaan halal, sehingga dia harus terjun ke bisnis perjudiaan online sebagai agen refferal untuk mendapatkan penghasilan menghidupi kedua orang tua. Herri yang berprofesi sebagai refferal tersebut mengaku tidak pernah mencoba permainan judi tersebut dan hanya sekedar mencari komisi dari program refferal yang ditawarkan oleh agen poker.

Iklan 720x90
Saya adalah admin atau penulis sekaligus pemilik dari website ini, untuk mengenal saya lebih lanjut, di add saja ya facebook aku "Natasya Ong"